Untuk menambal celah keamanan dan menambah teknologi baru, biasanya WordPress melakukan update secara berkala. Pada dasarnya, proses instalasi sama saja. Meskipun mungkin saat Anda upload versinya sudah naik, artikel ini masih bisa digunakan.
Sebelum menginstalnya, silakan download WordPress di http://www.wordpress.org/download. Di sini, Anda pun bisa memilih versi bahasa Indonesia.
Setelah didownload, silakan ikuti langkah berikut.
1. Klik kanan wordpress-3.3.1.zip (atau versi saat Anda download) lalu pilih Extract files.
2. Pilih folder C:\xampp\htdocs lalu klik OK.
3. Tunggu proses ekstraksi.
4. Buka folder C:\xampp\htdocs lalu rename (tekan F2) folder wordpress dengan nama lain. Misalnya: blogku.
5. Buka browser internet (Mozilla, Internet Explorer, Opera, Safari, atau yang lainnya) lalu ketik http://localhost/phpmyadmin. Tekan enter.
6. Ketik nama database (misalnya, blogkudb) lalu klik Create.
7. Ketik di browser http://localhost/blogku lalu tekan enter.
8. Klik Create a Configuration File.
9. Klik Let’s go!.
10. Isi parameter berikut.
Database Name: nama database yang Anda buat (misalnya, blogkudb)
User Name: root
Password: kosongkan
Database Host: localhost
Table Prefix: biarkan sesuai default (bisa juga diganti)
Klik Submit.
11. Klik Run the install.
12. Isi blog title dan email lalu klik Install WordPress.
13. Klik Log In.
14. Masukkan username dan password lalu klik Log In.
Halaman administrator wordpress seperti gambar berikut.
Sampai tahap ini sudah selesai. Anda bisa langsung mengisi konten atau melakukan konfigurasi terhadap blog Anda.
0 komentar: